Fast response: 09:00 ~ 21:00 WIB
WA/SMS : 0822 9884 6288
Fast response: 09:00 ~ 21:00 WIB
WA/SMS : 0822 9884 6288

Bisnis Brew E-Liquid Raup Omset Ratusan Juta

Bisnis Brew E-Liquid Raup Omset Ratusan Juta – Bisnis E-liquid menjadi salah satu bisnis yang cukup berpeluang besar meraup omset ratusan juta. Menilik kisah inspiratif dari Andhika Findhiandana, salah satu brewer e-liquid lokal yang sukses, LADAS.

Menjadi seorang pebisnis memang sangat perlu jeli dalam melihat pasar. Nah, seperti seorang Andhika yang melihat perkembangan personal vaporizer a.k.a rokok elektrik yang semakin booming, membuat pria berkacamata ini memulai bisnis Brew E-Liquid. Bisnis Brew E-liquid adalah bisnis membuat e-liquid dengan variasi rasa tersendiri.

Foto Andhika Findhiandana
Foto Andhika Findhiandana

E-Liquid Merek LADAS mungkin belum terlalu diketahui bagi pecinta rokok elektrik yang senang e-liquid impor. Tetapi bagi pencicip e-liquid lokal, merek LADAS terdengar sangar dan cukup terkenal. Tidak heran, si pembuat e-liquid ini bisa raup ratusan juta rupiah perbulan hanya dengan menjual e-liquid ini!

Bisnis Brew E-Liquid Raup Omset Ratusan Juta

Bisnis Brew E-Liquid Raup Omset Ratusan Juta
Foto Produk LADAS

Tren Vaping sebenarnya sudah lama ada di negeri jiran. Tidak heran, di tanah air lebih banyak e-liquid impor daripada lokal / buatan anak bangsa.

Tren Vaping masuk di Indonesia mulai tahun 2013, di kala itu belum terlalu booming. Masuk tahun 2014, semakin banyak orang yang mengenal personal vaporizer itu sebagai rokok elektrik. Masih banyak juga orang yang takut menggunakan rokok elektrik ini karena merasa kandungan kimia-nya lebih berbahaya daripada rokok tembakau.

3 Tahap Pembuatan DIY E-Liquid Premium

Masuk tahun 2015, semakin banyak orang menyadari bahwa rokok elektrik / personal vaporizer lebih baik daripada rokok tembakau. Terlihat, di tahun 2015 ini, penjualan dan pemakai rokok elektrik meningkat drastis sampai-sampai menteri perdagangan membatasi impor karena pemerintah merasa rokok elektrik lebih berbahaya daripada rokok tembakau.

Andhika yang karena sudah cukup pengalaman menggeluti bisnis rokok elektrik ini melihat bahwa pangsa pasar akan e-liquid lokal masih terbuka lebar. Masih sedikit saingan bisnis, maka pria berkepala plontos ini dengan modal 1juta, mencoba meracik e-liquid dengan 9 varian rasa.

Andhika melabeli e-liquid buatannya dengan merek LADAS e-liquid. Dengan semangat, dia menawarkan e-liquid buatannya ke toko-toko rokok elektrik, selain itu juga dia merekrut para reseller untuk lebih cepat mengembangkan sayap bisnisnya.

Bisnisnya berbuah hasil. Kini nama LADAS semakin kokoh berdiri, sebagai salah satu e-liquid buatan anak bangsa dengan rasa yang unik dan nikmat. Harga LADAS sangat bervariasi, tergantung membelinya dengan seller yang mana. Tetapi rata-rata harganya tidak akan lebih mahal dari e-liquid impor.

Terms: bisnis vapor, cara menjadi reseller liquid, bisnis liquid, bisnis vape

Idblogpedia © 2017